<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Marketertalk's Blog</title>
	<atom:link href="http://marketertalk.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://marketertalk.wordpress.com</link>
	<description>Marketing Ideas from Real Marketer</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Sep 2010 00:47:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='marketertalk.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c69da5cd01964c86e369439b846e0b7d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Marketertalk's Blog</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://marketertalk.wordpress.com/osd.xml" title="Marketertalk&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://marketertalk.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Polisi Malaysia: Melayani Sepenuh Hati</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2010/09/29/polisi-malaysia-melayani-sepenuh-hati/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2010/09/29/polisi-malaysia-melayani-sepenuh-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2010 00:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Customer Service]]></category>
		<category><![CDATA[Genting]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Malaysia Melayani Sepenuh Hati]]></category>
		<category><![CDATA[PSP Go]]></category>
		<category><![CDATA[Ron Kauffman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Minggu lalu ketika berlibur di Genting-Malaysia, saat makan malam di KFC putra kami kehilangan Sony PSP Go, game portable yang tertinggal di kasir KFC. Ketika kami kembali ke KFC dan menanyakan PSP tersebut pegawai KFC menyatakan bahwa mereka tidak menemukannya dan menyarankan untuk melihat rekaman CCTV. Untuk melihat rekaman CCTV tersebut kami diminta menyertakan surat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=80&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu lalu ketika berlibur di Genting-Malaysia, saat makan malam di KFC putra kami kehilangan Sony PSP Go, game portable yang tertinggal di kasir KFC. Ketika kami kembali ke KFC dan menanyakan PSP tersebut pegawai KFC menyatakan bahwa mereka tidak menemukannya dan menyarankan untuk melihat rekaman CCTV. Untuk melihat rekaman CCTV tersebut kami diminta menyertakan surat pengantar dari Polisi Malaysia. Semula kami enggan untuk melakukannya namun karena tidak tega melihat anak kami yang telah mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk membeli PSP tersebut akhirnya kami melapor ke polisi setelah sampai di Hotel First World tempat kami menginap.</p>
<p>Polisi hotel saat dilaporkan langsung dengan tanggap menerima laporan kami namun karena untuk membuat surat pengantar kami harus ke Balai Polisi (seperti Polsek di Indonesia) terdekat. Polisi Hotel kemudian mengantarkan kami ke Balai Polisi dengan mobil vannya. Sampai di Balai Polisi, kebetulan kepala Balai Polisi sedang berada di luar langsung menyalami kami dan mempersilahkan masuk. Saat masuk ruangan polisi ada tulisan tagline Polisi Raja Diraja Malaysia &#8216;Tegas, Adil &amp; Berhemah&#8217; dan tulisan besar: <strong>&#8216;Selamat Datang, Anda adalah Pelanggan Kami.&#8217;</strong> </p>
<p><a href="http://marketertalk.files.wordpress.com/2010/09/polisi-malaysia.jpg"><img src="http://marketertalk.files.wordpress.com/2010/09/polisi-malaysia.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" title="Tag Line Polisi Malaysia" width="150" height="112" class="alignleft size-thumbnail wp-image-84" /></a></p>
<p>Tulisan tersebut membuat kami bertanya-tanya seperti apa mereka melayani &#8216;pelanggan&#8217;? Didalam ruangan tersebut, ada 2 polisi yang duduk  sedang melayani pelapor lain. Kami kira kami akan menunggu sampai 2 orang pelapor lain selesai. Namun ternyata saat kami masuk, petugas dari ruangan lain langsung melayani kami dan memberikan pelayanan.</p>
<p>Polisi tersebut seorang wanita, meminta kami menceritakan kronologis, dengan cekatan dan cepat mengetik laporan dan meminta cek kembali surat pengantar. Setelah surat pengantar selesai, kami melihat-lihat sekeliling Balai Polisi tersebut dan di dinding ada sepuluh Behaviour Polisi yang salah satunya adalah: Kami akan melayani selambat-lambatnya dalam 10 menit. Wow, luar biasa, pelayanan polisi dengan SLG (Service Level Guarantee?) seperti halnya 3 menit pasti di service (kalau tidak dilayani dalam 3 menit, diberi AU$ 15) di ANZ Bank Australia.</p>
<p>Setelah surat selesai, kami kira selesailah sudah pelayanan mereka. Namun ternyata mereka malah mengantarkan kami kembali ke Genting dengan mobil mereka dan membawa kami ke KFC dan meminta pihak KFC untuk memberikan akses terhadap CCTV yang diperlukan. Dalam hal ini pelayanan mereka sudah Exceed Expectation. </p>
<p>Kalau kita lihat urutan2 Customer Service versi Ron Kauffman dari rendah ke tinggi: Criminal, Basic, Delighting, Surprise dan Exceed. Maka pelayanan yang kami alami dengan Polisi Malaysia sudah di tahapan Exceed, melebihi ekspektasi kami.</p>
<p>Terima kasih Pak dan bu Polisi Malaysia. Apa yang kalian lakukan akan dikenang selalu oleh putra-putri kami.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=80&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2010/09/29/polisi-malaysia-melayani-sepenuh-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketertalk.files.wordpress.com/2010/09/polisi-malaysia.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Tag Line Polisi Malaysia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Liburan Murah Meriah di Jakarta, Mau?</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/06/24/liburan-murah-meriah-di-jakarta-mau/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/06/24/liburan-murah-meriah-di-jakarta-mau/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 07:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[ancol]]></category>
		<category><![CDATA[Blitz Megaplex]]></category>
		<category><![CDATA[Bobo Fair]]></category>
		<category><![CDATA[Garfield]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda di Dadaku]]></category>
		<category><![CDATA[libur]]></category>
		<category><![CDATA[liburan di Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Operet Bobo]]></category>
		<category><![CDATA[Spiderman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Musim Liburan Segera tiba. Para orang tua sibuk memikirkan kemana akan mengajak buah hatinya dengan biaya terjangkau dan waktu cuti yang terbatas. Bagi yang tinggal di Jakarta berikut saya share bagaimana mengisi liburan yang cukup terjangkau beserta tip-tipsnya. 1. Menonton Show Transformer di PIM 2 (Gratis) Show transformer ditampilkan di Mall Pondok Indah 2 mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=76&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musim Liburan Segera tiba. Para orang tua sibuk memikirkan kemana akan mengajak buah hatinya dengan biaya terjangkau dan waktu cuti yang terbatas.</p>
<p>Bagi yang tinggal di Jakarta berikut saya share bagaimana mengisi liburan yang cukup terjangkau beserta tip-tipsnya.</p>
<p><strong>1. Menonton Show Transformer di PIM 2 (Gratis)</strong><br />
Show transformer ditampilkan di Mall Pondok Indah 2 mulai 26 Juni 2006. Show ini sangat cocok buat anak2 laki-laki terlebih hari ini, 24 Juni 09 film transformer mulai diputar di bioskop-bioskop. Show 3 kali sehari dengan waktu-waktu tertentu. Untuk jadwal bisa menelpon mall.</p>
<p><strong>Tips</strong>: Bawa kartu kredit UOB (punya sendiri atau pinjam teman) untuk bisa duduk di dalam wilayah VIP dan dapat fasilitas foto bersama Transformers.</p>
<p>Jika tidak punya dan tidak bisa pinjam UOB tidak masalah masih bisa menonton dari luar pagar dan gratis. Sebaiknya datang agak awal sehingga dapat posisi melihat yang lebih jelas.</p>
<p><strong>2. Menonton Show Ben 10 di GI (Gratis)</strong><br />
Show Ben 10 ditampilkan di East Mall Lantai 1 Grand Indonesis mulai 27 Juni 2009. Namun sejak 20 Juni 2009 sudah ada beberapa pertunjukan akrobat, lomba mewarnai dll tiap hari di panggung Ben 10. Show 3 kali sehari dengan waktu-waktu tertentu. Untuk jadwal bisa menelpon mall.</p>
<p><strong>Tips</strong>: Bawa kartu kredit Mandiri dan belanja Rp 350 rb di rea Cartoon Network untuk dapat tiket VIP dan foto baren Ben 10 atau belanja pakai Mandiri Rp 700 rb ditoko lainnya sarannya belanja di Supermarket aja, beli susu buat anak-anak.</p>
<p>Jika tidak belanja, tidak masalah bisa menonton dari luar pagar dan gratis sebaiknya datang agak awal sehingga dapat posisi melihat yang lebih jelas.</p>
<p><strong>3. Menyaksikan Dancing Fountain di Grand Indonesia (Gratis)</strong><br />
Air mancur menari diiringi musik dan tata lampu yang berkilauan sangat menakjubkan bagi anak-anak. Diakhir air mancur ada gelembung-gelembung busa ibaratkan salju yang jatuh dari atap gedung. Terkadang juga ada potongan-potongan kertas warna warni yang dilemparkan ke atas sehingga jatuh satau persatu ke lantai tampat pengunjung menyaksikan air mancur.</p>
<p><strong>Tips</strong>: Pertunjukan berlangsung tiap jam di West Mall Grand Indonesia Lantai 3A. Datang 15 menit sebelum jam pertunjukkan, misalnya 12.45, 13.45, dst.</p>
<p><strong>4. Bobo Fair di JHCC</strong><br />
Bobo Fair dimulai 1 &#8211; 5 Juli 2009 biasanya sangat ramai dikunjungi terutama pada Sabtu &#8211; Minggu. Festival ini sangat menarik bagi anak-anak.</p>
<p><strong>Tips</strong>: kunjungi pada hari kerja agar tidak terlalu ramai</p>
<p><strong>5. Menonton Pertunjukan Operet Bobo Pika-Pika Kuro</strong><br />
Operet Bobo sangat berkesan bagi anak-anak. Alur cerita juga merangsang imajinasi anak-anak. Diselenggarakan bersamaan dengan Bobo Fair 4 – 5 Juli 2009. Harga tiket mulai dari Rp 100.000 – 425.000</p>
<p><strong>Tips</strong>: Gunakan kartu kredit atau Debit BCA utuk mendapatkan tiket Buy 1 Get 1 atau ANZ untuk discount sekitar 20% bila ssudah tidak kebagian jatah BCA.</p>
<p><strong>6. Menonton Film 3 D Garfield Pet Force di Blitz Megaplex</strong><br />
Film ini sangat menarik bagi anak-anak dengan 3D (3 dimensi) dan stereo yang luar biasa.</p>
<p>Tips: Pakai Kartu kredit BRI beli 1 gratis 1 harga tiket Rp 50.000 hari biasa atau Rp 100.000 Jum&#8217;at &#8211; Minggu di Blitz Grand Indonesia. Kalau di Blitz Mall of Indonesia Kelapa Gading biasanya lebih murah.</p>
<p><strong>7. Menonton Film Garuda di Dadaku</strong><br />
Film ini memberikan semangat patriotisme dan sportif pada anak-anak.</p>
<p><strong>Tips</strong>: Pakai Kartu kredit BRI beli 1 gratis 1 harga tiket Rp 30.000 hari biasa atau Rp 50.000 Jum&#8217;at – Minggu di Blitz Megaplex. Alternatifnya di XXI, gunakan Kartu Kredit BCA untuk Buy 1 Get 1.</p>
<p><strong>8. Berenang di Ocean Park</strong><br />
Ocean park sangat cocok bagi anak-anak penggemar renang. Kolam ini juga bagus bagi anak anak usia di bawah 5 tahun dengan kolam beraneka karakter ibarat di laut.</p>
<p><strong>Tips </strong>: Datang pagi hari jam 7 atau 8 agar tidak terlalu panas dan mendapatkan tempat berteduh yang nyaman. Gunakan kartu kredit Mandiri untuk mendapatkan tiket Buy 1 Get 1.</p>
<p><strong>9. Stunt Man Show &amp; Spiderman di Ancol</strong><br />
Selain Dufan, Gelangggang Samudra dll yang biassa ada di Ancol, musim liburan ini ada yang berbeda dengan liburan di Ancol yaitu pertunjukan Stunt Man Show dan Real Spiderman Show di Dufan. </p>
<p><strong>Tips</strong>: Bawa ATM ataupun Kartu Kredit BNI untuk mendapatkan berbagai discount tiket masuk Ancol.</p>
<p><strong>10. Feeding Fish di Senayan City</strong><br />
Memberi makan ikan koi yang besar-besar dan jinak juga bisa dilakukan di Senayan City dekat Food Hall Lantai LG. Dengan hanya Rp 5.000/gelas eks Aqua anak-anak dapat memberi makan ikan koi pada sore hari Sabtu dan Minggu.</p>
<p>Tips: Bawa makanan ikan koi sendiri dari rumah bila anak-anak senang memberikan banyak makanan karena pengalaman putra-putri saya tidak cukup hanya 1 gelas Aqua.</p>
<p>Apapun liburan yang dipilih tidak perlu khawatir dengan urusan kantor, gunakan selalu Hotspot Telkom ataupun Telkomsel Flash untuk stay connected, well informed and keep updated!</p>
<p>Ada ide lain untuk berlibur di Jakarta? Atau mau share liburan di Bandung yang seru, murah dan meriah? Share yaah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=76&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/06/24/liburan-murah-meriah-di-jakarta-mau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Investment Way 2:  Get Started</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/06/02/my-investment-way-2-get-started/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/06/02/my-investment-way-2-get-started/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cara investasi]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[investment]]></category>
		<category><![CDATA[mulai investasi]]></category>
		<category><![CDATA[obligasi]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>
		<category><![CDATA[sri safitri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana memulai berinvestasi? Mungkinkah investasi dengan dana yang belum terkumpul banyak? Pertanyaan-pertanyaan seputar ini sering kali ditanyakan oleh pemula dalam berinvestasi. Saya mengamati, mempelajari dan telah mempraktekkan sendiri cara-cara ini untuk berinvestasi sebagai pegawai, sehingga investasi tetap bisa dilakukan sambil bekerja. Bagaimana memulai investasi? 1. Niat &#38; Keyakinan Dalam segala aspek kehidupan yang terpenting adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=73&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana memulai berinvestasi? Mungkinkah investasi dengan dana yang belum terkumpul banyak? Pertanyaan-pertanyaan seputar ini sering kali ditanyakan oleh pemula dalam berinvestasi.</p>
<p>Saya mengamati, mempelajari dan telah mempraktekkan sendiri cara-cara ini untuk berinvestasi sebagai pegawai, sehingga investasi tetap bisa dilakukan sambil bekerja.</p>
<p>Bagaimana memulai investasi?</p>
<p><strong>1. Niat &amp; Keyakinan </strong><br />
Dalam segala aspek kehidupan yang terpenting adalah niat, maka sebelum berinvestasi mulailah dengan niat yang baik tanamkan dalam hati tujuan investasi. Apakah ingin memiliki banayk uang untuk membantu sesama, menghajikan orang tua, menyekolahkan anak ke luar negeri ataupun memiliki kebebasan finansial.</p>
<p>Setelah menanamkan niat tentunya harus yakin investasi yang dilakukan dengan cara halal dan berdoalah agar investasi berhasil. Tanamkan ke dalam diri bahwa investasi akan membawa hasil yang besar, bayangkan hasil yang didapat sedetil mungkin sesuai tujuan tadi. Bayangkan kebahagiaan orang yang kita bantu, orang tua ketika dibayarkan hajinya, melihat anak lulus sekolah dari ITB ataupun MIT di Amerika. Membayangkan tidak bayar bukan? Jadi jangan takut membayangkan sesuatu dan tidak ada batasan apapun yang diinginkan, bayangkanlah sedetil mungkin dan bayangkan perasaan ketika hasil ini anda capai.</p>
<p>Jadi niat, berdoa, yakin dan bayangkan sedetil mungkin hasil yang ingin dicapai.</p>
<p><strong>2. Mulai Dari Kecil</strong><br />
Kalau tabungan kita sedikit, jangan berkecil hati, teruslah disiplin menabung. Tentukan nilai tabungan di awal misalnya 10% atau 20% dari gaji dan disiplinlah. Jangan menabung sisa dari uang setelah dibelanjakan tapi belanjakanlah setelah dipotong dana untuk menabung.</p>
<p>Jika saat ini tabungan ada 15 juta misalnya ini sudah dapat diinvestasikan. Ada beberapa pilihan yaitu membeli 50 gram emas, membeli Obligasi ataupun memulai perdangan ritel. Jika tidak ingin repot sebaiknya beli saja emas batangan, bukan perhiasan. Membeli emas batangan sebaiknya 100 gram karena tidak dikenakan biaya pemotongan ketika dijual kembali. Namun jika kahawatir uang terpakai beli yang 50 gram tidak masalah, potongan hanya sekitar 100 ribuan.</p>
<p>Jika hobby wirausaha, kenali hobby apa apakah memasak, perhiasan, lukisan, berdagang, fotografi, dll. Jika hobby berdagang pakaian, cari sumber pakaian termurah, jual ke teman-teman dan online. Jika hobby fotografi cari sumbernya dan juga bisa dijual online. Intinya dalam berdagang adalah terus mencari sumber termurah baik di dalam ataupun di luar negeri. Manfaatkan internet dan waktu selepas kerja dan akhir pekan untuk mencari sumber termurah dan beli secara kuantitas misalnya lusinan ataupun kodian.</p>
<p>Kumpulkan terus emas, obligasi keuntungan berdagang dan gunakan prinsip Profit on Profit.</p>
<p><strong>3. Investasi Menengah</strong><br />
Jika kumpulan emas ataupun obligasi sudah mencapai 70 &#8211; 100 juta, dapat dipertimbangkan untuk investasi properti, misalnya tanah, rumah, rumah susun, dll.</p>
<p>Dalam membeli properti pilih lokasi yang berkembang, di pinggir jalan, dilalui mobil. Selain itu juga cek kepemilikan sebaiknya Strata title untuk kios, rumah susun dan apartment atau sertifikat Hak Milik atau HGB untuk rumah, tanah dan ruko.</p>
<p>Selain itu, sebaiknya properti yang dibeli bisa langsung menghasilkan pendapatan. Misalnya membeli rumah susun di kemayoran yang ukuran 18 m2 di harga sekitar 50 jt dapat disewakan 9 juta per tahun ataupun rumah susun Bendungan Hilir luas yang sama dengan harga sekitar 60 juta bias disewakan sekitar 11 juta per tahun. Uang sewanya bisa dibelikan emas, ORI, dll.</p>
<p>Mulai kebayang khan hasilnya? Coba bayangkan lagi, kalau bisa menabung dan punya 50 rumah susun tentunya penghasilan bulanan akan melebihi gaji bulanan bekerja.</p>
<p>Bila memiliki dana di atas 100 juta bahkan bisa membeli rumah susun bersubsidi seperti apartment yang harganya sekitar 180 jt, sewanya tentu lebih tinggi daripada rumah susun biasa. Sebaiknya membeli di harga perdana bila ingin membeli apartment.</p>
<p>Nah investasi tidak harus dengan dana besar bukan? Mari mulai berhemat dan menabung agar tua tidak menyesal…yuuukkkk</p>
<p>Punya pengalaman investasi juga? Share dooong&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=73&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/06/02/my-investment-way-2-get-started/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Investment Way 1 : Profit on Profit</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/my-investment-way-1-profit-on-profit/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/my-investment-way-1-profit-on-profit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 10:08:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Definisi ahli keuangan, kaya dihitung dari jumlah aset yang dimiliki. Banyak yang bertanya: bagaimana cara menginvestasikan dana sebagai pegawai sehingga memiliki aset yang cukup diwaktu pensiun nanti ataupun ketika badai PHK melanda? Banyak sekali pegawai yang terjebak dengan pola konsumtif diwaktu usia produktif sehingga ketika pensiun baru menyadari tidak memiliki aset yang dibutuhkan untuk menyokong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=71&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Definisi ahli keuangan, kaya dihitung dari jumlah aset yang dimiliki. Banyak yang bertanya: bagaimana cara menginvestasikan dana sebagai pegawai sehingga memiliki aset yang cukup diwaktu pensiun nanti ataupun ketika badai PHK melanda?</p>
<p>Banyak sekali pegawai yang terjebak dengan pola konsumtif diwaktu usia produktif sehingga ketika pensiun baru menyadari tidak memiliki aset yang dibutuhkan untuk menyokong hidup masa tua dan membiayai sekolah anak-anaknya.</p>
<p>Sebagai pegawai, cara investasi saya pelajari sejak saya SMA dari sebuah buku pelajaran bahasa Inggris saat saya kursus Bahasa Inggris di LIA Pramuka . Satu kalimat di buku tersebut tertanam di benak saya mengenai investasi yaitu: Profit on Profit. Konsep ini <strong>mendasari</strong> semua investasi yang saya lakukan.</p>
<p>Selain dari buku tersebut, saya beruntung pernah mendapatkan pelatihan Fund Management sehingga cukup paham dengan cara investasi instrumen keuangan seperti saham, futures, forex trading, obligasi dll. </p>
<p>Investasi lain yang saya kuasai adalah perdagangan ritel yang saya dapatkan dari orang tua saya. Namun cara investasi yang paling saya kuasai adalah properti dan ilmu ini saya peroleh dari mertua saya. Kunci dari investasi properti adalah bagaimana memilih properti yang menguntungkan dan kuncinya adalah :<br />
1. Lokasi<br />
2. Lokasi<br />
3. Lokasi </p>
<p>Mengapa Lokasi? Karena lokasi menentukan return dari investasi yang dilakukan. </p>
<p>Lantas, apa yang dimaksud dengan Profit on Profit?</p>
<p>Konsep Profit on Profit secara singkat adalah disiplin dalam berinvestasi dimana setiap investasi bila menghasilkan suatu Pendapatan atau Profit maka Profit tersebut diinvestasikan lagi ke bentuk yang lain. Profit dari bentuk lain inilah yang dapat dikonsumsi. Semakin banyak dan panjang rantai profit maka akan semakin cepat penggandaan aset yang dimiliki dan juga mengurangi resiko kehilangan seluruh investasi sekaligus.</p>
<p>Contohnya seperti ini: Saya investasi apartment senilai 500 juta dan disewakan senilai 50 juta per tahun maka 50 juta tersebut saya investasikan dalam obligasi dan yield obligasi perbulan misalnya 500 ribu maka yang bisa saya konsumsi per bulan adalah 500 ribu.</p>
<p>Dengan penguasaan akan berbagai teknik investasi dan dukungan teknologi internet, pilihan investasi menjadi beragam. Kembali ke contoh aset apartment, bila saya tidak paham obligasi maka hasil sewa bisa saja saya investasikan dalam bentuk saham, futures atau juga saya belikan barang-barang murah dari luar negeri untuk dijual secara online di Indonesia. Keuntungan penjualan saham, futures dan perdagangan ritel baru dapat saya nikmati untuk barang konsumtif.</p>
<p>Bagaimana dengan Anda? Sudah mulai investasi? Ikuti tips investasi selanjutnya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=71&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/my-investment-way-1-profit-on-profit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi Kaya Adalah Pilihan</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/menjadi-kaya-adalah-pilihan/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/menjadi-kaya-adalah-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 09:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Apa definisi kaya? Banyak tentunya. Namun menurut saya, kaya adalah kondisi dimana semua kebutuhan kita sudah terpenuhi lebih dari cukup. Sehingga kaya menurut saya berasal dari hati, hati yang merasa berkecukupan. Bagaimana menjaga agar hati selalu merasa berkecukupan? Tentu ada banyak cara dan satu hal yang saya terapkan adalah menyederhanakan keinginan. Terdengar mudah? Kenyataannya tidak. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=69&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa definisi kaya? Banyak tentunya. Namun menurut saya, kaya adalah kondisi dimana semua kebutuhan kita sudah terpenuhi lebih dari cukup. Sehingga kaya menurut saya berasal dari hati, hati yang merasa berkecukupan.</p>
<p>Bagaimana menjaga agar hati selalu merasa berkecukupan? Tentu ada banyak cara dan satu hal yang saya terapkan adalah menyederhanakan keinginan. Terdengar mudah?</p>
<p>Kenyataannya tidak. Ditengah dunia yang gemerlap, teknologi yang mendukung belanja online, godaan belanja yang bertubi-tubi, budaya konsumerisme yang impulsif di Indonesia sangat sulit menyederhanakan keinginan. Belum lagi pernak pernik gadget handphone dan hobby mahal seperti fotografi, bersepeda, motor gede yang tentunya tidak membutuhkan biaya yang kecil. Bagaimana bisa menyederhanakan keinginan?</p>
<p>Ada beberapa hal yang dapat dilakukan yang saya pelajari dari orang tua saya untuk menyederhanakan keinginan antara lain:<br />
<strong>1. Mengurangi keluar rumah</strong><br />
Bagi yang bekerja tentunya mengurangi keluar rumah terutama ke mall di waktu akhir pekan. Waktu lebih banyak dihabiskan bercengkrama bersama suami dan anak-anak atau melakukan hobby berkebun, memasak, dll.</p>
<p><strong>2. Memiliki cukup uang di saku dan di tabungan.</strong><br />
Dengan memiliki cukup uang disaku ataupun di tabungan kita sudah merasa kaya sehingga dapat sedikit menekan keinginan dengan mangatakan dalam hati &#8216;saya mampu membeli barang ini tapi saya tidak membutuhkannya saat ini&#8217; setiap godaan datang untuk membeli hal yang tidak perlu. </p>
<p><strong>3. Menjaga Mata dari Godaan</strong><br />
Godaan bisa datang dari koran yang beriklan Sale, internet ataupun dari teman dan tetangga yang datang menginformasikan Discount. Godaan bisa juga dari melihat gadget teman2 ataupun kamera terbaru sebagai hobby teman-teman. Disini perlu komitmen yang kuat untuk menjaga hati agar tidak silau dan mudah tergoda.</p>
<p>Dengan adanya cukup uang disaku dan tabungan, lebih mudah mengatasi godaan. Yang bahaya adalah ketika kita sedang tidak ada uang dan menginginkan sesuatu, maka godaan akan sangat berat dan terus menerus mengganggu pikiran untuk mendapatkan benda yang diinginkan.</p>
<p>Dengan menerapkan konsep penyederhanaan keinginan ini orang tua saya sudah merasa kaya, yang mereka capai dengan menjaga hati agar selalu merasa berkecukupan.</p>
<p>Sehingga saya menyimpulkan, Menjadi Kaya Adalah Pilihan. Kita bisa memilih apakah ingin merasa kaya dengan mensyukuri segala yang sudah dimiliki: kesehatan hingga hari ini, suami yang mencintai setulus hati, anak-anak yang sehat, pekerjaan tetap, dll. Atau kita selalu merasa kurang dan melihat kekurangan diri sendiri?</p>
<p>Sudahkah Anda mensyukuri nikmat hari ini dan merasa Kaya? </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=69&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/menjadi-kaya-adalah-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ME Era @ You Tube</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/me-era-you-tube/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/me-era-you-tube/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 09:05:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Air Mata Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Anggun]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Internet di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Judson Laipply]]></category>
		<category><![CDATA[kabarindo]]></category>
		<category><![CDATA[Me Era]]></category>
		<category><![CDATA[New Wave Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[ST12]]></category>
		<category><![CDATA[You Tube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Budaya baru dalam dunia entertainment mulai melanda Indonesia dengan harapan yang berbeda yang dikenal dengan ME Era. Pertumbuhan internet yang sangat pesat di Indonesia dimana broadband internet baik fixed yang disediakan oleh Speedy maupun mobile oleh operator Telkomsel, Indosat, dll menjadi salah satu faktor pendorong. Hal ini menjadikan Indonesia menjadi nomor 5 pengguna internet di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=65&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Budaya baru dalam dunia entertainment mulai melanda Indonesia dengan harapan yang berbeda yang dikenal dengan ME Era. </p>
<p>Pertumbuhan internet yang sangat pesat di Indonesia dimana broadband internet baik fixed yang disediakan oleh Speedy maupun mobile oleh operator Telkomsel, Indosat, dll menjadi salah satu faktor pendorong. Hal ini menjadikan Indonesia menjadi nomor 5 pengguna internet di Asia dengan pertumbuhan nomor 1 di dunia. Pertumbuhan internet di Indonesia dalam 8 tahun terakhir lebih dari 1100%. Amazing khan? </p>
<p>Pertumbuhan yang sangat pesat ini mendorong perubahan harapan pengguna dan mulai menjadi suatu budaya baru yang dikenal dengan ME Era. ME Era adalah budaya dimana pengguna menginginkan hiburan apa saja (MY Choice), Kapan diinginkan (MY Time), dan dimana saja (MY Way). Hal ini salah satunya dipenuhi oleh You Tube. </p>
<p>You tube adalah salah satu platform yang dimiliki oleh Uncle Google yang memungkinkan setiap orang untuk membuat konten berupa video klip dan dimuat di You Tube. Geger video salah seorang pimpinan parpol dengan penyanyi dangdut beberapa tahun lalu tidak lepas dari media You Tube yang mampu menyebarluaskan informasi dan diakses dengan mudah oleh banyak orang. Klip ini menjadi hits beberapa hari di You Tube. </p>
<p>You Tube memungkinkan ME Era dimana saya bisa menonton apa saja yang saya inginkan baik klip lagu Anggun, Roxxette bahkan ST12, klip lucu untuk menghibur diri ataupun klip untuk bahan presentasi, bahkan kalau saya ketinggalan sinetron Air Mata Cintapun, saya bisa menontonnya di You Tube. </p>
<p>Setelah saya pilih apa yang saya tonton, saya juga bisa memilih kapan waktu yang saya inginkan menontonnya, kalau tidak bagus mengganti dengan tontonan lain. Cara menonton juga bisa dari PC atau laptop di kantor ataupun dari I Phone atau HP di jalan ketika macet ataupun menunggu kereta atau busway. </p>
<p>Kini kemacetan, lama antri di toilet umum ataupun tunggu busway, tetap enjoy aja, liat You Tube bisa nonton film-film ataupun acara-acara yang belum sempat ditonton. Kemudahan ini menjadikan generasi milenial, generasi muda sekarang, lebih sibuk dan konsentrasi dengan gadget yang mereka miliki. </p>
<p>Gadget baik HP, I Phone ataupun BB memungkinkan mereka bermain games ataupun menonton klip kapanpun dan dimanapun bahkan juga membuat klip sendiri baik klip hang out bersama teman-teman, main band ataupun bernyanyi ataupun klip parody tampilan teman-teman sendiri. </p>
<p>You Tube juga memungkinkan kita untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Ingin punya penghasilan lebih dari You Tube? Mungkin saja. Coba tengok di You Tube video dengan judul &#8216;Charlie Bit My Finger&#8217;. Klip ini adalah hasil dari keluarga di Inggris yang tidak sengaja membuat video 2 anak lelakinya sedang bermain. Hasilnya? Video ini ditonton oleh lebih dari 98 juta pengguna internet. You tube membayar US$ 2.5 setiap 1000 view artinya video ini telah memberikan tambahan penghasilan sekitar 3 Milyard rupiah bagi keluarga ini. Keluarga ini bahkan di wawancara oleh TV BBC Inggris dan kini membuat souvenir-souvenir foto-foto ke dua anak mereka yang juga memberikan tambahan revenue lagi. </p>
<p>Jadi tenar juga mungkin dengan You Tube. Mari lihat video klip dengan judul &#8216;Evolution of Dance&#8217;. Klip ini ditonton lebih dari 119 juta bukan hanya memberikan penghasilan lebih dari 3 Milyar tapi juga menjadikan pembuat klipnya seorang Judson Laipply komedian terkenal dengan bayaran mahal saat ini. </p>
<p>Ingin marketing produk dengan cara New Wave? Sangat mungkin lewat You Tube. Kita bisa mendemokan cara memasak Pad Thai, nasi goreng atau apapun yang kita kuasai, demo produk yang dimiliki ataupun juga membuat klip yang menarik tentang produk kita seperti klip &#8216;Cadbury Gorilla&#8217; yang menarik perhatian para marketer di dunia. </p>
<p>Semua hal yang mungkin dilakukan via You Tube ini, memungkinkan terjadinya suatu budaya baru yaitu ME Era. Semua klip yang kita buat ini bisa disaksikan oleh siapa saja yang mengakses internet, kapan saja, dimana saja dan pakai gadget apa saja. Amazing khan?</p>
<p>Sudah memanfaatkan You Tube atau baru jadi User?</p>
<p>Tulisan ini dimuat di Artikel http://www.kabarindo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=65&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/28/me-era-you-tube/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pilihanmu: Facebook OR Facial?</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/11/pilihanmu-facebook-or-facial/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/11/pilihanmu-facebook-or-facial/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 10:58:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Hari-hari ini wanita di Indonesia disibukkan oleh kegiatan sosial yang membuat cemburu suami dan anak-anaknya yaitu aktivitas rumpi via Facebook. Namun ketika dihadapkan pada pilihan Facial atau Facebook mana yang dipilih? Fenomena Facebook (FB) di Indonesia sangat luar biasa yang disebabkan oleh karakteristik orang Indonesia yang suka sekali sosialisasi, ngerumpi dan kongko-kongko dengan teman-teman lama. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=63&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hari-hari ini wanita di Indonesia disibukkan oleh kegiatan sosial yang membuat cemburu suami dan anak-anaknya yaitu aktivitas rumpi via Facebook. Namun ketika dihadapkan pada pilihan Facial atau Facebook mana yang dipilih?</strong></p>
<p>Fenomena Facebook (FB) di Indonesia sangat luar biasa yang disebabkan oleh karakteristik orang Indonesia yang suka sekali sosialisasi, ngerumpi dan kongko-kongko dengan teman-teman lama. FB mempertemukan kembali teman-teman masa kecil, teman kuliah di luar negeri, orang tua dengan anak bahkan mantan gebetan jaman baheula. </p>
<p>Seorang teman saya yang berhasil mentransformasi dirinya dari itik buruk rupa menjadi angsa yang menawan berkat kecerdasan dan karir yang gemilang sangat terkejut ketika bertemu di FB dengan gebetannya idola kampus jaman dulu. Ia kini ternyata tidak seganteng dimimpi-mimpinya dulu dan kini menikah dengan wanita yang menurutnya gak ada apa-apanya dengan dirinya sekarang. FB berhail membuat sebagian besar orang berbondong-bondonglah bergabung di FB baik laki-laki, perempuan, anak-anak dan dewasa.</p>
<p>Namun dampak lain dari FB adalah para ibu di rumah tersita waktunya sibuk FB via komputer, laptop bahkan Blackberry (BB). Seorang suami bahkan menuliskan puisi yang judulnya ‘Cinta Segitiga Antara Istriku Facebook dan Blackberry’ dimana sang suami mengeluhkan panggilan FB lebih menarik perhatian sang istri daripada kehadiran suami ataupun mertuanya. Ke kamar mandi, ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, dapur, garasi bahkan ke atas tempat tidur BB dan FB tak pernah ketinggalan. </p>
<p>Mata sang istripun kini selalu tertunduk, fokus ke FB dan BBnya dan melupakan berbagai kegiatan yang dulu dilakukan dengan senang hati seperti menyetrika baju suami, memilihkan baju suami ketika keluar kota. Sang suami hanya bisa mengelus dada sembari menyesal telah membelikan istrinya BB dan mengajarkan FB.</p>
<p>Komplain bukan hanya dari suami, anakpun tak ketinggalan komplain seperti komplein Sera kepada mamanya yang ditampilkan di You Tube dan berpikir mamanya akan bawa laptop ke surga agar tetap bisa FB. Video ini tersebar di FB dan dilihat oleh para ibu, namun para ibu tetap cuek bebek dan terus FB.</p>
<p>Facial juga merupakan kegemaran wanita setelah Spa. Facial dipandang perawatan yang penting dan rutin dilakukan wanita yan gpeduli akan penampilan wajahnya. Berjam-jam dihabiskan wanita di salon ataupun dokter kulit penyedia layanan Facial. Facial dilakukan sambil relaks dipijat sambil dilapisi berbagai krim dan berbagai peralatan canggih mulai dari tradisional scrub, ultra sound hingga laser untuk mengatasi berbagai masalah kulit wajah.</p>
<p>Facial dan facebook memiliki kesamaan yaitu sama-sama menghabiskan waktu dan juga sama-sama bernuansa narcis. Motif wanita bergabung FB disamping networking adalah juga narcis baik narcis diri sendiri, anak ataupun koleksi teman-teman. Ada yang ingin agar foto anaknya ditemukan pencari bakat model anak ataupun bakat menyanyi anaknya diketahui orang lain. Facial juga narcis, ingin dipandang lebih cantik, lebih mulus, lebih terawat ataupun lebih putih sehingga siapa tahu ditemukan juga oleh pencari bakat untuk main sinetron ataupun film dan terkenal seperti artis-artis yang awalnya nobody menjadi somebody hanya karena film perdananya meledak.</p>
<p>Saat berhadapan dengan pilihan di suatu minggu siang yang terik, apakah FB di rumah ataukah facial di Mall muncul dilema pada diri wanita. Yang dilakukan kemudian adalah melakukan survey kecil-kecilan di FB dan hasilnya 40% memilih facial, 30% memilih FB dan 30% memilih dua-duanya, suatu pilihan yang sulit!</p>
<p>Kecanggihan teknologi memungkinkan Facial dilakukan sambil FB dengan adanya perangkat BB. Ketika pada akhirnya pilihan facial sambil FB dilakukan, ternyata membuat lupa segala-galanya, bukan hanya suami dan anak di rumah namun juga perlu waspada jangan sampai lupa bayar kata teman saya. </p>
<p>Teknologi membuat segalanya menjadi mungkin, salah satunya menghabiskan waktu tanpa rasa bersalah!</p>
<p>Artikel ini juga dimuat di http://www.kabarindo.com.</p>
<p>Anda memilih Facebook atau Facial di hari Minggu?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=63&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/11/pilihanmu-facebook-or-facial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menghubungkan CI dengan Strategic Management?</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/11/bagaimana-menghubungkan-ci-dengan-strategic-management/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/11/bagaimana-menghubungkan-ci-dengan-strategic-management/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 10:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Competitive Intelligent]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[CI]]></category>
		<category><![CDATA[intelligent]]></category>
		<category><![CDATA[Perpetual Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Safitri]]></category>
		<category><![CDATA[strategic management]]></category>
		<category><![CDATA[tactical management]]></category>
		<category><![CDATA[Xerox]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Pernah mendengar perusahaan yang namanya Xerox? Xerox adalah perusahaan yang pertama kali memiliki cara memproses informasi produk secara inovatif mulai dari PC, Mouse, laser printer dan jaringan lokal. Apakah Xerox adalah pemain utama di pasar produk ini saat ini? Tidak. Andai saja mereka konsisten, bukan tidak mungkin Xerox menjadi perusahaan terbesar di dunia saat ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=61&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pernah mendengar perusahaan yang namanya Xerox? Xerox adalah perusahaan yang pertama kali  memiliki cara memproses informasi produk secara inovatif mulai dari PC, Mouse, laser printer dan jaringan lokal. </strong>Apakah Xerox adalah pemain utama di pasar produk ini saat ini? Tidak. Andai saja mereka konsisten, bukan tidak mungkin Xerox menjadi  perusahaan terbesar di dunia saat ini. Apa yang terjadi?</p>
<p>Xorox telah melakukan pengumpulan data intelijen dengan baik. Mereka menguasai teknik-teknik pengumpulan data dengan baik dan menjadi salah satu pionir dari konsep benchmark. Tim riset mereka mampu melihat bagaimana masa depan dari semua gadjet baru. Jadi dalam hal intelijen, Anda akan mungkin akan memberikan nilai tertinggi untuk pencapaian dalam hal ini.</p>
<p>Dalam hal perencanaan dan stratejik manajemen, dalam banyak hal  mereka sangat terkenal dalam pengembilan keputusan stratejik dan taktikal. Jadi dimana letak permasalahannya?</p>
<p>Permasalahan dasar yang mereka miliki justru terletak pada tidak adanya link antara proses pengumpulan informasi inteligen dan proses pengambilan keputusan stratejik dan taktikal.</p>
<p>Xerox tidak sendiri dalam masalah ini, beberapa perusahaan besar juga mengalami hal yang sama. Cara pandang tradisional mengenai hubungan antara proses pengumpulan data dengan stratejik manajemen adalah dengan adanya aliran intelijen yang terus menerus mengalir membentuk proses stratejik manajemen. Banyak profesional CI yang berpikir jika ada sistem monitoring yang kontinyu yang mampu memonitor kompetitor, pelanggan, suplier dan faktor faktor luar lainnya sudah cukup untuk memberikan masukan yang baik bagi fungsi stratejik manajemen. CI profesional juga menyatakan andai stratejik manajemen dapat dilakukan sebagai aktivitas terus menerus dan bukan kegiatan tahunan akan menjadi hal positif bagi perusahaan.</p>
<p>Sepertinya mudah bukan? Namun sayangnya dalam 5 sampai 10 tahun terakhir, praktisi CI berjuang dengan berbagai teknik mengumpulan data intelijen. Mereka sadar akan kesulitan menyediakan informasi yang terus menerus. Demikian juga halnya dengan para eksekutif dalam 10 -20 tahun belakangan ini juga telah mengalami berbagai teknik dan terus menerus mencari alat utama yang mampu menyediakan semua jawaban yang benar.</p>
<p>Bagaimana hal ini dapat dilakukan? Buku Kirk W Tyson mengupasnya secara detail. Secara singkat hal ini dapat dilakkan dengan konsep Perpetual Strategy sebagai berikut:<br />
1.	Hindari Solusi Tunggal<br />
2.	Kembangkan Struktur pengembilan keputusan<br />
3.	Ciptakan Proses Strategy yang Konstan (Perpetual Strategy) dengan :<br />
o	Membangun Konflik untuk Mendapatkan Keputusan terbaik<br />
o	Putuskan segera</p>
<p>Praktisi CI harus bermitra dan dekat dengan pengambil keputusan. Eksekutif membutuhkan inputan untuk pengembilan keputusan. Praktisi CI dapat memberikan inputan yang baik jika bau membahu dengan manajemen secara interaktif. Manajemen membutuhkan tantangan diawal proses untuk lebih baik mendefinisikan bagaimana informasi intelijen digunakan. Praktisi CI memerlukan kelahlian lebih untuk proses analisa informasi untuk keputusan yang akan diambil.</p>
<p>Manfaat dari Perpetual Strategy? Proses ini akan memungkinkan kita menghindari surprise, menghitung peluang dan mengurangi ancaman di pasar. Strategi ini juga membantu kita untuk fokus kepada faktor-faktor kunci sukses dan hal-hal yang benar-benar penting karena anda memiliki lebih dari sekedar partnership dengan engambil keputusan. Manfaat lain adalah pengambilan keputusan yang tepat waktu.</p>
<p>Mudah dipahami bukan? Ya, karena manfaat-manfaat ini adalah manfaat yang didapat dari proses Competitive Intelligent. Dengan proses Perpetual Strategy yang memungkinkan linkage dengan smanajemen stratejik, Anda akan manyedari beberapa manfaat-manfaat ini.</p>
<p>Perusahaan dan eksekutif  sangat lambat menyadari  informasi sebagai aset perusahaan dan property intelektual. Apakah Anda sudah menyadarinya?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=61&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/11/bagaimana-menghubungkan-ci-dengan-strategic-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>In Google We Tust</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/05/in-google-we-tust/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/05/in-google-we-tust/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 04:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Google for Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Guna Google]]></category>
		<category><![CDATA[kabarindo]]></category>
		<category><![CDATA[peran Google]]></category>
		<category><![CDATA[Safitri]]></category>
		<category><![CDATA[Using Google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Semboyan Amerika adalah ‘In God We Trust’ tapi kini dikalangan netter alias pengguna internet yang lebih popular adalah ‘In Google We Trust’. Mengapa? Setiap hari ada satu web yang tidak pernah tidak saya akses yaitu Google. Di kalangan anak-anak sekolah, jika ada pelajaran yang tidak dimengerti ataupun ingin penjelasan lebih detail, daripada bertanya kepada ayah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=59&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semboyan Amerika adalah ‘In God We Trust’ tapi kini dikalangan netter alias pengguna internet yang lebih popular adalah ‘In Google We Trust’. Mengapa?</strong></p>
<p>Setiap hari ada satu web yang tidak pernah tidak saya akses yaitu Google. Di kalangan anak-anak sekolah, jika ada pelajaran yang tidak dimengerti ataupun ingin penjelasan lebih detail, daripada bertanya kepada ayah dan ibunya yang super sibuk, lebih baik bertanya kepada Uncle Google yang tidak pernah komplein dan marah ditanya terus menerus dan juga tidak pernah menertawakan pertanyaan yang terkadang bodoh.</p>
<p>Setiap hal bisa saya tanyakan di Google, mulai dari ‘what is 67 x 56’ saya mendapatkan hasilnya, bagaimana membuat Pad Thai dan batagor kegemaran saya, apa saja lapisan atmosfir , kliping dan sejarah Kartini untuk PR anak saya, bagaimana strategi memulai wirausaha bahkan kapan akhir dari dunia ini ada jawabannya dari Google.</p>
<p>Bukan untuk hal-hal di atas saja saya tanyakan ke Google namun juga hal-hal berat terkait pekerjaan juga saya tanya ke Uncle Google misalnya berapa jumlah pengguna internet di dunia, berapa besar industri kreatif di Indonesia dan apa saja yang sedang dilakukan oleh kompetitor perusahaan juga ada di Google. Tak ketinggalan juga terkait hobby saya shopping, dimana saya bisa mendapatkan sepatu Prada, tas Gucci, parfum aneka merk yang murah ataupun kacamata Fendi dan juga hobby investasi saham dan property semua saya dapatkan dari Google.</p>
<p>Kemahiran saya menggunakan Google menjadi suatu alat bantu dalam melaksanakan pekerjaan kini bahkan menjadi suatu materi khusus training yang saya berikan kepada perusahaan untuk mendapatkan data-data industri maupun kompetitornya. Google kini membuat saya menguasai banyak hal dengan range yang luas, ibu yang ahli masak, marketing yang handal, investor yang cakap dan beragam ahli yang semuanya didapat dari hasil belajar di Google.</p>
<p>Setelah adik, anak dan pembantu di rumah saya ajarkan cara menyalakan komputer, cara berinternet, Google adalah hal yang saya ajarkan kepada mereka untuk berselancar di dunia maya. Kini dengan Google, anak saya sangat lancar mengerjakan PR, bermain games kegemarannya dan melihat-lihat Naruto dan Ben10 jagoannya. Pembantu sayapun mahir memasak apapun yang saya inginkan, Senin masakan ala Thailand, Selasa masakan ala Jepang hingga Sabtu dan Minggu, sambel ulek dan pecel tak ketinggalan teknik-teknik menghias meja makan sesuai table mannerpun mahir dilakukannya.</p>
<p>Tidak mengherankan saat ini setiap orang sangat percaya terhadap Google dan Google menjadi pelajaran kedua untuk akses internet setelah tombol tutup layar internet. Tombol tutup layar menjadi hal utama yang wajib dipelajari bukan saja agar menghentikan internet saat diinginkan tapi juga saat tidak diinginkan dan mendadak harus ditutup karena ada bos yang lewat saat kita sedang melihat situs-situs yang dilarang seperti games, facebook, dll.</p>
<p>Intinya adalah pelajari internet, pahami teknik Google dan manfaatkan internet sehingga kita menjadi tidak ketinggalan jaman dan up to date dengan informasi. <strong>In Google We Trust, Amazing khan?</strong></p>
<p>Tulisan ini juga dimuat di http://www.kabarindo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=59&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/05/in-google-we-tust/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Phone &amp; I – A Woman Point of View</title>
		<link>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/01/i-phone-i-%e2%80%93-a-woman-point-of-view/</link>
		<comments>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/01/i-phone-i-%e2%80%93-a-woman-point-of-view/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 04:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marketertalk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[BB]]></category>
		<category><![CDATA[BB vs I Phone]]></category>
		<category><![CDATA[Blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[I Phone]]></category>
		<category><![CDATA[Safitri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marketertalk.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[I Phone kini merupakan gadget yang sedang IN dalam dunia seluler bahkan menjadi must have gadget di kalangan anak muda saat ini. Bagaimana I Phone dari sudut pandang wanita?   Meskipun bukan pengguna Blackberry alias BB (baca:bibi), karena saya lebih suka suka bekerja dengan bertemu langsung face to face dengan orang-orang bukan bicara lewat pranti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=51&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></p>
<div id="attachment_55" class="wp-caption alignleft" style="width: 122px"><img class="size-thumbnail wp-image-55" title="iphone" src="http://marketertalk.files.wordpress.com/2009/05/iphone.jpg?w=112&#038;h=150" alt="My I PHone + Red Protector" width="112" height="150" /><p class="wp-caption-text">My I PHone + Red Protector</p></div>
<p>I Phone kini merupakan gadget yang sedang IN dalam dunia seluler bahkan menjadi <em>must have gadget</em> di kalangan anak muda saat ini. Bagaimana I Phone dari sudut pandang wanita?</p>
<p></strong></p>
<p> </p>
<p>Meskipun bukan pengguna Blackberry alias BB (baca:bibi), karena saya lebih suka suka bekerja dengan bertemu langsung face to face dengan orang-orang bukan bicara lewat pranti ataupun gadget. BB dengan pelindung warna warni kini sedang digandrungi ibu-ibu karena dengan cepat bisa update status dan ngerumpi dengan teman-teman lama. Selain itu, saya terlanjur percaya bahwa Blackberry bisa menjadi Crackberry, penyebab keluarga Crack alias berantakan sehingga konon di Canada kantor pusat Blackberry, kini penggunaan BB dibatasi hanya boleh di jam tertentu hari kerja dan mesti off hari libur.</p>
<p>Beberapa kali menggunakan BB milik suami dalam 1 tahun belakangan ini, tetap tidak menarik minat saya karena pengoperasian yang tidak semudah Nokia dan terbatasnya aplikasi yang diberikan, meskipun aplikasi Officenya dan Facebook sangat bagus.</p>
<p>Mengapa saya mencoba I Phone? Sebagai Marketer, fenomena launching I Phone dimana pembeli rela antri hingga jam 2 pagi dan keajaiban Steve Jobs punggawa Apple Inc perusahaan yang salah satu produknya adalah I Phone, menggugah minat dan rasa ingin tahu. Selain itu, keinginan mendukung industri kreatif dan pengkayaan mobile konten di tanah air mendorong saya untuk mengalami langsung konten dan  kecanggihan gadget ini.</p>
<p>Senang tidak terkira ketika gadget ini berada dalam genggaman. Hal pertama yang terpikirkan adalah bagaimana menjaga agar gadget yang tidak murah ini bisa awet dan tetap kinclong sehingga mendorong saya untuk pergi ke Apple Store mencari pelindung dan anti gores. Ternyata asesories perangkat ini pun tidak murah, berkisar 200 rb – 400 rb untuk karet dan anti goresnya. Di toko luar Apple Store dan online dengan merk yang sama bahkan lebih mahal lagi. Akhirnya saya berhasil mendapatkan pelindung dan anti gores dari bahan yang cukup bagus dengan hanya 125 rb dan di Cempaka Mas, pusat seluler.</p>
<p>Ketika mendapatkan I Phone, saya sangat mengagumi packaging dan desain I Phone yang mengingatkan saya akan komputer Mac dulu di tahun 90an yang canggih dan desain yang sangat beda dibandingkan PC saat itu. Tampak sekali Apple memang perusahaan yang inovatif dan memiliki kemampuan desain yang jauh lebih maju dibandingkan pesaingnya.</p>
<p>Kegembiraan saya berkurang ketika mulai menggunakan I phone karena sebagai wanita saya mengalami kesulitan untuk mengetik keyboard yang touch screen tanpa stylus, padahal saya tidak memelihara kuku panjang. Bagaimana perempuan yang suka Manicure dan kuku panjang atau ayah saya yang jari-jarinya besar bisa menggunakan I Phone? Jadi buat pengguna yang intensif social networking lebih baik pakai BB ataupun produk lainnya.</p>
<p>Selain masalah dengan keyboard dan dimensi yang sedikit lebih berat daripada BB, I Phone juga tidak bisa digunakan sebagai modem untuk internet sharing jadi lupakan I Phone, bila ingin kerja Mobile pakai laptop plus I Phone. Baterai I Phone juga tidak bisa dilepas, jadi tidak bisa punya 2 baterai cadangan sehingga harus berhemat dan cermat menggunakan baterai I Phone. Penggunaan car charger ataupun via USB ke laptop sangat tidak disarankan karena dapat merusak baterai I Phone.</p>
<p>Keluhan tersebut terobati karena banyaknya aplikasi yang diberikan yang jumlahnya mencapai ratusan baik yang berbayar maupun yang free, jauh lebih banyak dibandingkan BB. Ada ratusan games termasuk online games dan interactive games, ada informasi saham online termasuk saham di dunia dan di Jakarta, aplikasi RSS detik.com, aplikasi transjakarta bahkan aplikasi lie detector. Yang terakhir ini bisa digunakan wanita untuk mengecek apakah suami atau anaknya berbohong. Terlihat disini I Phone sangat memfasilitas aplikasi-aplikasi di dalam Apple Storenya.</p>
<p>Games pun sangat-sangat menarik dimana touch screen sangat interaktif bisa dimiringkan dan di goyang-goyang dan sentuhan yang berbeda di layar menghasilkan efek yang berbeda di games. Hal ini membuat I Phone sangat digemari anak-anak dimana mereka bisa ekslorasi setiap aktivitas dan hal yang dilakukan terhadap I Phone menghasilkan hal yang berbeda. Amazing Experience!</p>
<p>Paket I Phone dari Telkomsel juga cukup memadai dengan quota 500 MB per bulan dan bisa ditransfer ke nomor eksisting sehingga pengguna tidak perlu lagi menggunakan Flash untuk berselancar di dunia maya ataupun social networking dengan komunitasnya.</p>
<p>Saya dapat simpulkan I Phone sangat cocok bagi generasi Millenial atau anak muda yang suka games, entertainment dan having fun atau juga bagi orang-orang yang suka mencoba-coba dan bermain dengan aplikasi baru, ataupun investor saham dan tentunya orang tua yang mau sharing bermain games dengan anaknya.</p>
<p>BB will be <em><strong>so last year</strong></em> buat anak muda. Bagi wanita, make sure you have your nails cut before you buy I Phone!</p>
<p>Artikel ini dimuat juga di <a href="http:///www.kabarindo.com">http:///www.kabarindo.com</a></p>
<p>Bagaimana pengalamanmu pakai BB or I Phone?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marketertalk.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marketertalk.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marketertalk.wordpress.com&amp;blog=6694138&amp;post=51&amp;subd=marketertalk&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marketertalk.wordpress.com/2009/05/01/i-phone-i-%e2%80%93-a-woman-point-of-view/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/95c554541d88178095432e1a448b39a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marketertalk</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marketertalk.files.wordpress.com/2009/05/iphone.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">iphone</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
